SMK Muhammadiyah 3 Purbalingga Terapkan Absensi Digital untuk Guru dan Siswa

PURBALINGGA – SMK Muhammadiyah 3 Purbalingga menerapkan sistem presensi digital. Guru dan siswa absen kedatangan dan kepulangan menggunakan aplikasi berbasis GPS, sehingga lebih akurat dan valid.

Kepala SMK Muhammadiyah 3 Purbalingga, apt Nur Fitri Widiyanti MSi mengatakan, sekolah menerapkan digitalisasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerja. Selain pembelajaran di kelas, administrasi sekolah seperti sistem presensi juga menggunakan sistem digital.

“Pemanfaatan teknologi digital di dunia pendidikan sangat membantu efektivitas dan efisiensi kinerja, sehingga guru terbantu dalam menjalankan tugas-tugas administrasi,” kata dia.

Sistem presensi ini berlaku mulai tahun ajaran 2026/2027. Aplikasi yang dikembangkan internal guru dari SMK Muhammadiyah 3 Purbalingga ini menggunakan sistem GPS, sehingga guru atau siswa tidak bisa absen di luar area sekolah.

Begitu siswa sampai di sekolah, guru piket menyambut siswa sekaligus memindai barcode masing-masing siswa. Barcode bersifat unik, setiap siswa memiliki kode yang berbeda sehingga tidak bisa dimanipulasi.

Saat pulang, masing-masing siswa kembali absen secara mandiri di aplikasi. Semua data absensi terekam di database admin aplikasi sehingga semua terpantau.

Baca juga :  FORTASI SMK MUHAMMADIYAH 3 PURBALINGGA 2024

“Kami berharap, sistem absensi yang baru ini bisa meningkatkan disiplin guru dan siswa,” ujarnya. (Gani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *